BANJIR DI WILAYAH TANGERANG SELATAN JADI SEBAB KEMACETAN PARAH DI TOL PONDOK AREN-SERPONG
BANJIR DI WILAYAH TANGERANG SELATAN JADI SEBAB KEMACETAN PARAH DI TOL PONDOK AREN-SERPONG
Kamis, 6 oktober 2022 16.30
TANGERANG SELATAN - Hujan yang sangat deras yang menimpa sebagian wilayah tangerang selatan tentunya menyebabkan beberapa titik lokasi menjadi banjir, termasuk di Tol BSD. Masyarakat pun akhirnya diminta untuk menggunakan jalan alternatif selama jalan tol ditutup.
Tak cuma warga di pinggir tol BSD yang sering kebanjiran, tol BSD juga demikian.Setiap hujan deras datang, tak jarang jalan berbayar ini kebanjiran sehingga memicu kemacetan panjang di jalan yang harusnya bebas hambatan ini.
Jalan tol yang membentang di kawasan Tangerang Selatan itu terendam banjir pada Kamis 6 Oktober 2022 lalu. Tol BSD terendam banjir hingga setinggi 40 centimeter. Biang keroknya ada di Km 8, Beberapa peristiwa banjir sebelumnya pun dimulai dari titik tersebut imbasnya pada kamis kemarin Tol BSD dari kedua arah tidak bisa dilintasi kendaraan.
"Untuk penyebabnya yang saya tau itu di jalan tol serpong di KM 8 ada sungai yang melintas, nah sungai itu jika banjir akan meluap. Itu pun juga sudah sering terjadi di tahun tahun sebelumnya, luapan itulah yang menyebabkan jalan tol tersebut macet karena luapan itu akan masuk kedalam jalan tol di Km kurang lebih 8 ya, sehingga lalu lintas dari kedua sisi terhenti," Ujar Bapa Hari
Pihak pengembangan jalan tol lantas menjebol pembatas jalan pada proyek itu. Air kemudian mengalir meski masih tetap banjir, Warga pun menyebut setidaknya dalam sebulan terakhir telah terjadi 4 kali banjir yakni dari tanggal 4 oktober 2022 sampai 7 oktober hingga hari ini.
Tak cuma warga dipinggir tol BSD yang sering kebanjiran, tol bsd juga demikian. Setiap hujan deras datang, tak jarang jalan berbayar ini kebanjiran sehingga memicu kemacetan panjang di jalan yang harusnya bebas hambatan ini. Dan tak jarang jura pengelola tol, yaitu PT Bumi Serpong Damai (BSD) melakukan penutupan gerbong tol tertentu dan menyarankan jalur alternatif.
" Nah sekarang nampaknya akan lebih parah karena di kilometer tersebut sedang terjadi pembangunan tol, jadi sepertinya ada pelebaran jalan tol sehingga di sisi jalan tol tersebut diberi semacam pembatas beton yang panjangnya kurang lebih sekitar 50-100m di sisi kiri dan kanan tol sehingga air yang masuk tidak mudah untuk keluar dari jalan tol tersebut" Ucap Bapa Hari.
Kepala BBWS Ciliwing Cisadane Bambang Heri Mulyono menuturkan terdapat tiga penyebab dari banjir yang terjadi di Tol Pondok Aren-Serpong KM 8. Untuk penyebab yag terjadi belakangan ini dia menyebutkan bahwa karena tingginya curah hujan.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parakesit mengatakan BUJT dapat langsung melakukan koordinasi dengan penjaga agar penanganan banjir dapat berjalan lebih efektif.
Penyebab kedua yakni adanya penyempitan aliran sungai di sekitar jalan Tol Pondok Aren – Serpong yakni sungai Cibenda. Dulunya lebar dari sungai itu 9 meter, namun saat ini semakin menurun ke arah Situ Parigi menjadi semakin sempit. Padahal seharusnya, debit air yang mengalir dari atas diberikan tempat mengalir ke bawa yang lebih lebar bukan menyempit. Hal ini yang menyebabkan air sungai meluap ke jalan tol.
“Saya sarankan kepada pemerintah Tangerang selatan untuk melihat kondisi jalan tersebut dan membuat sodetan yang akan menghubungkan jalan yang banjir tersebut dengan sungai disebelahnya yang hanya berjarak kurang lebih 5-10 meter dan itu saya yakin akan segera bisa menyelesaikan masalah banjir di titik itu” Ujar Bapa Hari .
Tentang Penulis :

.jpeg)


Comments
Post a Comment